BREAKING NEWS
← Kembali ke Beranda
Veto Ekologis

KKN MIT UIN Walisongo Posko 60 Kenalkan Ecoprint kepada Siswa SDN 2 Kemambang

Oleh Redaksi • 31 Agustus 2026 • 82 Pembaca
Bagikan:
KKN MIT UIN Walisongo Posko 60 Kenalkan Ecoprint kepada Siswa SDN 2 Kemambang
Foto Bersama Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 60, beserta Siswa SD Negeri 2 Kemambang.

KABATA.ID - KEMAMBANG, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT UIN Walisongo Semarang Posko 60 melaksanakan kegiatan edukasi dan praktik ecoprint bersama siswa SD Negeri 2 Kemambang pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mengenalkan kreativitas berbasis lingkungan kepada siswa sejak dini.

Bertempat di SDN 2 Kemambang, kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan penuh antusiasme. Para siswa diajak mengenal ecoprint sebagai metode untuk menciptakan pola pada kain dengan memanfaatkan bagian dari tumbuhan, seperti daun dan bunga yang ada di sekitar.

Sebelum memulai praktik, mahasiswa KKN memberikan penjelasan sederhana mengenai ecoprint, mulai dari pengertian, bahan yang digunakan, hingga proses pembuatannya. Penjelasan tersebut kemudian dilanjutkan dengan praktik secara langsung sehingga siswa dapat melihat dan mencoba sendiri proses penciptaan pola dari bahan-bahan alami.

Antusiasme siswa terlihat jelas saat mereka memilih daun dan menyusunnya untuk menghasilkan motif yang mereka inginkan. Kegiatan praktik tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dengan memanfaatkan benda-benda yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Kepala SDN 2 Kemambang, Suraji, menanggapi positif program yang diadakan oleh mahasiswa KKN tersebut. Ia berpendapat bahwa kegiatan seperti ecoprint dapat memberikan pengalaman baru kepada siswa karena pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui materi di dalam kelas.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan dari teman-teman KKN. Anak-anak jadi mendapatkan pengalaman baru dan bisa belajar sesuatu yang mungkin belum pernah mereka coba sebelumnya. Terlebih dari, ecoprint ini menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar,” ujar Suraji.

Ia berharap kegiatan serupa dapat memberikan motivasi kepada siswa untuk lebih kreatif sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan. â€œdiharapkan, anak-anak bisa terus meningkatkan kreativitasnya dan lebih peduli dengan lingkungan. Hal-hal sederhana seperti daun ternyata bisa dimanfaatkan menjadi sebuah karya yang menarik,” lanjutnya.

Selain memberikan kemampuan baru, kegiatan ecoprint juga menjadi sarana bagi siswa untuk memahami bahwa lingkungan sekitar memiliki banyak potensi yang dapat dimanfaatkan secara kreatif. Penggunaan bahan alami dalam kegiatan ini sekaligus memperkenalkan konsep pemanfaatan lingkungan dengan lebih bijak.

Bagi mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Posko 60, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk menghadirkan kegiatan edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak di Desa Kemambang. Melalui ecoprint, mahasiswa berharap siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman membuat karya, tetapi juga belajar mengenai kreativitas dan pentingnya menjaga lingkungan.

Kegiatan ditutup dengan menampilkan hasil karya yang telah dihasilkan oleh para siswa. Keceriaan dan rasa ingin tahu siswa selama mengikuti kegiatan menjadi salah satu hal yang membuat kegiatan ecoprint di SDN 2 Kemambang berjalan dengan hangat dan berkesan. (Red)

BACA JUGA
BERITA TERBARU